8 Cara Mengecek Kalung Emas Asli atau Palsu, Jangan Sampai Ketipu!

Cara Mengecek Kalung Emas Asli atau Palsu

Mengecek harga emas memang penting sebelum beli atau jual. Tapi ada satu hal lain yang tidak kalah krusial: memastikan kalung emas yang kamu pegang itu asli atau palsu.

Kalung emas bukan sekadar aksesoris, tapi juga aset simpanan yang bisa dijual kembali saat dibutuhkan. Sayangnya, harga emas yang tinggi sering dimanfaatkan oknum nakal untuk menjual kalung emas imitasi yang tampak meyakinkan di mata orang awam.

Untungnya, ada beberapa cara sederhana untuk mengecek kalung emas asli atau palsu, bahkan tanpa alat mahal. Salah satunya dengan melihat stempel kadar emas yang biasanya tersembunyi di bagian pengait.

Penasaran apa saja ciri lainnya? Yuk, simak satu per satu supaya kamu tidak tertipu.

1. Beli di Toko Emas Resmi dan Terpercaya

Langkah awal untuk mendapatkan kalung emas asli sebenarnya dimulai dari memilih toko emas resmi. Toko yang sudah punya reputasi baik menyediakan perhiasan dengan standar kualitas jelas dan bisa dipertanggungjawabkan.

Saat ada toko emas yang menjual atau mengklaim emas asli tapi harganya jauh di bawah pasaran, kamu patut curiga. Emas putih atau emas kuning tetap punya nilai tinggi, jadi tidak masuk akal jika dijual terlalu murah tanpa alasan yang jelas.

2. Pastikan Ada Nota atau Sertifikat Pembelian

Semua kalung emas asli selalu disertai nota atau sertifikat pembelian, termasuk kalung emas putih. Dokumen tersebut memuat informasi penting seperti kadar emas, berat, model perhiasan, hingga harga saat dibeli.

Selain membantu memastikan keaslian, nota pembelian juga sangat berguna saat kamu ingin menjual kembali kalung tersebut. Tanpa surat, proses jual emas memang masih bisa dilakukan, tapi biasanya perlu pengecekan ekstra untuk memastikan kadar dan keasliannya.

3. Cek Stempel Kadar Emas di Kalung

Salah satu cara paling umum dan sering direkomendasikan untuk memastikan keaslian kalung emas yaitu mengecek stempel kadar emasnya.

Kalung emas asli memiliki stempel kecil di bagian pengait atau sisi tertentu. Angka pada stempel menunjukkan kadar emas, misalnya 375, 700, 750, atau 999.

Semakin besar angkanya, semakin tinggi kandungan emas murninya. Kalau kamu menemukan kalung tanpa stempel sama sekali, sebaiknya jangan langsung percaya sebelum dilakukan pengujian lanjutan.

4. Cek Apakah Menempel dengan Magnet

Emas adalah logam mulia yang tidak bersifat magnetis. Artinya, kalung emas asli tidak akan tertarik magnet. Cara ini cukup praktis karena bisa kamu lakukan di rumah.

Cukup dekatkan magnet ke kalung. Jika kalung langsung menempel atau tertarik, besar kemungkinan itu bukan emas asli atau hanya mengandung emas dalam jumlah sangat kecil. Meski sederhana, metode ini cukup efektif sebagai langkah awal.

5. Perhatikan Perubahan Warna dan Keausan

Ciri-ciri kalung emas putih asli selanjutnya yang bisa kamu amati yaitu warnanya. Emas asli memiliki warna solid yang tidak mudah berubah meski sering dipakai atau digosok.

Coba gosok perlahan permukaan kalung dengan jari. Jika warnanya memudar, muncul warna lain, atau terlihat tidak rata, itu bisa jadi tanda kalung tersebut hanya lapisan emas. Pada emas asli, keausan biasanya minim dan tidak mengubah warna dasar.

6. Amati Warna dan Kilau Kalung

Warna emas asli terlihat hangat dan elegan, tidak terlalu mencolok atau pucat. Kalung emas palsu justru sering terlihat terlalu mengilap di awal, tapi cepat kusam setelah dipakai beberapa waktu.

Kamu juga bisa menggosoknya dengan telapak tangan. Jika warna kalung berubah atau meninggalkan bekas, patut dicurigai. Emas asli cenderung stabil meski dipakai harian.

7. Goreskan ke Keramik atau Kertas

Cara ini cukup populer, tapi perlu kehati-hatian. Goreskan kalung ke permukaan keramik polos atau kertas. Jika meninggalkan bekas goresan berwarna selain kuning emas, kemungkinan besar itu bukan emas asli.

Namun, metode ini berisiko merusak perhiasan. Jadi sebaiknya dilakukan sebagai opsi terakhir atau pada bagian yang tidak terlihat, ya.

8. Cek Berat dan Detail Pengerjaan

Emas punya massa jenis tinggi, sehingga terasa lebih berat dibanding logam lain dengan ukuran serupa. Saat digenggam, kalung emas asli biasanya terasa mantap dan padat.

Selain itu, perhatikan detail pengerjaan. Sambungan rapi, permukaan halus, dan tidak ada bagian kasar adalah ciri perhiasan emas berkualitas. Kalung palsu sering terasa ringan dan detailnya kurang presisi.

Hati-hati Penipuan Perhiasan Emas

Peredaran kalung emas palsu makin marak, apalagi saat harga emas sedang tinggi. Selalu cek dari beberapa sisi sebelum membeli, jangan mudah tergiur harga murah, dan jangan ragu meminta pengujian kadar emas.

Kalau kamu sudah terlanjur punya kalung emas, baik dengan atau tanpa surat, dan ingin menjualnya, pastikan kamu datang ke tempat jual emas yang terpercaya. Salah satu rekomendasinya adalah Beli Emas Indonesia.

Di Beli Emas Indonesia, kamu bisa menjual emas perhiasan, emas tanpa surat, hingga emas rusak dengan proses yang transparan. Pengecekan dilakukan langsung di depan kamu menggunakan alat XRF modern yang mampu mendeteksi kadar emas secara akurat. Hasilnya jelas, prosesnya cepat, dan harga buyback yang ditawarkan kompetitif.